Kamis, 05 Agustus 2021
Download Form Aplikasi PPh 21 Gross Up. Bisa di copy ke Ms Excel
Jumat, 02 Juli 2021
e-filing Gagal Upload, "Proses Upload tidak berhasil : Gagal Decrypt"
efiling Gagal Upload,
"Proses Upload tidak berhasil : Gagal Decrypt"
Solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur file pdf agar lebih kecil sampai dibawah 1.000 KB. Hal ini dapat dilakukan dengan mengkompres file. Mengkompres file pdf dapat dilakukan secara online tanpa harus install software. Anda dapat googling, terdapat banyak web yang menyediakan kompress pdf online. Salah satu nya adalah https://pdfcompressor.com
Berikut langkah-langkah mengkompress file pdf di https://pdfcompressor.com
1. Unggah File
2. Unduh File
Praktis dan mudah serta hasil kompress yang sangat besar mencapai -66%
Apabila anda telah berhasil melakukan kompress file pdf anda berikutnya anda save as sesuai nama file yang akan di upload sebelumnya dan langkah terakhir adalah upload ulang
![]() |
| Upload Berhasil |
Jumat, 25 Juni 2021
PPh 21 Gross Up
Selasa, 25 Mei 2021
Tidak Bisa Login ke djponline Pesan Kesalahan : SO008-Kode Keamanan tidak sesuai
Anda gagal login ke DJP Online meskipun anda sudah benar memasukkan NPWP, Password dan kode keamanannya? Berikut solusinya :
1. Masukkan NPWP
2. Masukkan Password
3. Ubah kode keamanan
4. Masukkan kode keamanan yang baru
5. Login
Semoga berhasil
Jumat, 07 Desember 2012
Pengajuan KPR
Senin, 03 September 2012
Malin Kundang
ANAK DURHAKA DARI SUMATERA BARAT
Pada suatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi namaMalin Kundang. Karena kondisi keuangan keluarga memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas.
Maka tinggallah si Malin dan ibunya di gubug mereka. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan bahkan sudah 1 tahun lebih lamanya, ayah Malin tidak juga kembali ke kampung halamannya. Sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah. Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Setelah beranjak dewasa, Malin Kundang merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Malin tertarik dengan ajakan seorang nakhoda kapal dagang yang dulunya miskin sekarang sudah menjadi seorang yang kaya raya.
Malin kundang mengutarakan maksudnya kepada ibunya. Ibunya semula kurang setuju dengan maksud Malin Kundang, tetapi karena Malin terus mendesak, Ibu Malin Kundangakhirnya menyetujuinya walau dengan berat hati. Setelah mempersiapkan bekal dan perlengkapan secukupnya, Malin segera menuju ke dermaga dengan diantar oleh ibunya. “Anakku, jika engkau sudah berhasil dan menjadi orang yang berkecukupan, jangan kau lupa dengan ibumu dan kampung halamannu ini, nak”, ujar Ibu Malin Kundang sambil berlinang air mata.
Kapal yang dinaiki Malin semakin lama semakin jauh dengan diiringi lambaian tangan Ibu Malin Kundang. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu.
Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.
Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin Kundang setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.
Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.
Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?”, katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tapi apa yang terjadi kemudian? Malin Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh.
“Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku”, kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. “Wanita itu ibumu?”, Tanya istri Malin Kundang. “Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku”, sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”. Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.
Disadur dari : http://kristalmutiara89.blogdetik.com/
Sabtu, 01 Januari 2011
Rumah Pertama-Ku
Syukurku atas nikmat-Nya
Inilah rumah pertamaku.


Lokasinya di Perumahan Serpong Green Park,


Tapi meski namanya serpong ternyata lokasi tepatnya bukanlah di serpong melainkan masih masuk daerah Pamulang.

Tipe yang aku ambil adalah Type Kenari Blok Q-11 dengan Luas Bangunan 35 dan luas tanah yang tidak terlalu luas yaitu 72 m persegi.

Sekilas Gambar untuk lingkungan Permahan

Aku sangat mensyukuri ini, aku juga sangat menikmati perjuangan hingga ini bisa aku nikmati. Alhamdulillah ya Allah, semoga rumah ini bisa membawa berkah, kedamaian dan kenyamanan untuk keluarga kecilku. Amin...
Lengkapnya www.serpong-greenpark.blogspot.com
Sabtu, 13 November 2010
Menghitung Jumlah Setoran Pajak Ke Negara. PPh 21, PPh 23, PPh, 25, PPh Badan
Jumat, 05 November 2010
My Memorie's
Selasa, 09 Maret 2010
SusterNgepot


Suster Ngepot
Tusuk Jelangkung, Hantu Ambulance, Terowongan Casablanca, dan masih banyak lagi deretan film-film Indonesia yang berbau horor. Kesuksesan film-film itulah yang mengawali film-film horor Indonesia berikutnya. Namun film adalah hiburan yang menawarkan untk ditonton halayak ramai. Dan disinilah parameter kesuksesan sebuah film. Semakin banyak jumlah penonton berarti film tersebut makin sukses. Untuk itulah industri film harus pandai membaca arah keinginan masyarakat untuk film-film yang ingin ditontonnya.
Berderetnya film-film horor yang terus bermunculan membuat masyarakat mulai bosan untuk menontonnya. Mungkin inilah yang dipahami oleh produser dan sutradara film "SUSTER NGEPOT". Ya, Suster Ngepot. Pasar untuk film horor mulai berkurang namun tidak sepenuhnya punah. Untuk itulah, seakan masih tidak ingin beranjak dari hal yang berbau horor dibuatlah film yang sedikit memberi kesan berbeda dari film horor sebelumnya. Film ini dipadu antara horor dan komedi. Gokil... Jika anda menontonnya mungkin anda akan lupa bahwa anda sedang menonton film horor, karena disana anda akan banyak tertawa dari pada ketakutannya.
Cerita dari film ini adalah dendam dari seorang suster yang meninggal karena dikejar-kejar oleh 3 orang pria sampai sisuster tertambrak mobil dan meninggal. Merasa dirinya dicelakai oleh ketiga pria tersebut si suster yang sudah menjadi hantu berusaha untuk membalas dendam. Namun ternyata si suster tidak bisa memberikan penampakan ataupun bermuka menakutkan. Disinilah kelucuan itu muncul, mulai dari belajar penampakan dengan hantu lain, ke salon hantu untuk merubah penampilan menjadi seram, dan banyak kelucuan-kelucuan lainnya. Dan ketika si suster sudah menguasai ilmu penampakan dan kecepatan berpindah rencana balas dendam pun dilaksanakan. Lagi-lagi banyak adegan yang konyol disini. Akhir ceritanya si suster tertangkap oleh ke tiga pria tersebut dan disitulah si suster minta maaf karena ternyata ketiga pria tersebut ingin mengembalikan dompet sisuster yang jatuh saat melintas didepan mereka bukan bermaksud jahat.
Rabu, 17 Februari 2010
Rabu, 03 Februari 2010
Formulir 1721-A1 Gratis
04 Feb 09
Bismillahirrohmanirrohim,
Batas akhir penyampaian SPT PPh 21 tinggal sebulan lagi. Ada beberapa perbedaan antara ketentuan yang berjalan di tahun 2008 dengan tahun 2009. Tahun 2008 perusahaan wajib menyampaikan SPT PPh 21 Tahunan, tapi ditahun 2009 sudah tidak lagi. Perbedaan yang lain adalah penyampain SPT PPh 21 Bulan Des 2009 harus menyertakan lampiran 1721-I yang berisikan Daftar Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pasal 26.
Namun demikian ada kewajiban perusahaan yang masih tetap sama dengan tahun sebelumnya yaitu mengenai pemberian form 1721-A1 ke karyawan yang nantinya akan dipakai sebagai lampiran bagi si karyawan dalam menyampaikan SPT PPh Psl 21 pribadinya. Form 1721-A1 tahun 2009 dengan tahun sebelumnya nyaris tidak ada perubahan meskipun kenyataanya ada perubahan tapi tidak terlalu berarti. Yaitu di bagian judul format tulisannya berubah.
Perubahan lain adalah dalam hal penghitungan PPh 21.
Berikut rinciannya,
Tarif PPh 21
5% 0 - 50.000.000
15% 50.000.000 - 250.000.000
25% 250.000.000 - 500.000.000
30% 500.000.000 - dst
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
Untuk WP Sendiri Rp 15.840.000
WP Kawin Rp 1.320.000
Tanggungan Lain (Anak, Sodara sekandung, semenda, anak angkat) maks 3 org Rp 1.320.000/org
Istri yang penghasilannya digabung dengan suami Rp 15.840.000
Berikut ilustrasinya
-->
STATUS
|
DIRI WP
|
PTKP LAIN
|
TOTAL PTKP
|
K/-
|
Rp 15.840.000
|
Rp 1.320.000
|
17.160.000
|
K/1
|
Rp 15.840.000
|
Rp 2.640.000
|
18.480.000
|
K/2
|
Rp 15.840.000
|
Rp 3.960.000
|
19.800.000
|
K/3
|
Rp 15.840.000
|
Rp 5.280.000
|
21.120.000
|
TK/-
|
Rp 15.840.000
|
Rp -
|
15.840.000
|
TK/1
|
Rp 15.840.000
|
Rp 1.320.000
|
17.160.000
|
TK/2
|
Rp 15.840.000
|
Rp 2.640.000
|
18.480.000
|
TK/3
|
Rp 15.840.000
|
Rp 3.960.000
|
19.800.000
|
Biaya Jabatan maksimal Rp 6.000.000 setahun
Jika anda mengalami kesulitan dalam pembuatan formulir 1721-A1 mungkin karena jumlah yang harus anda cetak terlalu banyak atau kesulitan lain, berikut saya lampirkan formulir 1721-A1 gratis untuk anda download
Form ini sudah dalam format excel yang tidak memerlukan penghitungan kembali. Jadi anda tinggal mengisi data maka form 1721-A1 secara otomatis akan dapat anda cetak dengan penghitungan yang telah disesuaikan dengan ketentuan diatas.
Silahkan download disini 1721-A1
----------------------------------------
-----------------------------------
Catatan : Form yang anda download bukanlah hasil karya saya, melainkan hasil karya orang lain yang saya download. Mengenai data pemiliknya ada dalam bagian yang terdownload nanti.
Selasa, 02 Februari 2010
Pernikajan Kakakku
Mindarsih dengan Nasikan
Kebumen, 28 Januari 2010
Alhamdulillah,...
Kebumen, 28 Januari 2010 kakak aku MINDARSIH telah resmi menikah dengan Mas NASIKAN. Baik ijab kabul maupun resepsi semua dilaksanakn di rumah orang tuaku di kebumen dan sekaligus ni menjadi moment penting berkumpulnya keluarga dan sodara-sodaraku yang bertahun-tahun ngga pernah kumpul lengkap. Baik kakakku yang pertama sampai adikku yang terakhir. Aku 6 bersaudara, 5 saudaraku di Jakarta dan satu kakakku yang no 2 di Kalimantan. Alhamdulillah semua bisa menyaksikan dan menghadiri acara pernikahan itu.
Hal yang sama juga terjadi untuk saudara-saudara dari ibuku. Mungkin inilah pertama kalinya mereka berkumpul setelah sepuluh tahun lebih ngga berkumpul. Sodara ibuku keseluruhan berjumlah 6 orang termasuk ibuku. 3 diantaranya di Kalimantan dan sisanya di Kebumen.
Konsep acaranya terbilang sederhana tapi cukup meriah bagiku. Diawali dengan ijab kabul sekitar pkl 09.00 pagi dilanjutakan dengan tausiyah/pengajian oleh K.H. Zuhrul Anam dari Banyumas diiringi Qosidah Qasima dari Magelang. Untuk Sore dan malam harinya diisi dengan Qosidah Qasima.
Ini adalah beberapa gambar yang sempat aku ambil

















